Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Tsunami Matahari Akan Hantam Bumi Pada Tahun 2013

  Tsunami Matahari akan Hantam Bumi, Tahun 2013 (Ciptakan Aurora)
Coronal Mass Ejection (CME) membutuhkan waktu 24 jam atau lebih untuk tiba di Bumi. Matahari melepaskan lidah api terbesar selama empat tahun terakhir. Letusan yang terjadi pada 14 Februari di belahan barat atau 15 Februari di kawasan timur Bumi tersebut melontarkan gelombang besar yang mengandung partikel gas bermuatan listrik ke ruang angkasa.


Badai Matahari itu juga memancarkan sinar radiasi yang akan menghantam Bumi. Kini awan raksasa yang mengandung partikel tersebut sedang mengarah ke arah planet kita.


Umumnya, Coronal Mass Ejection (CME), sebutan untuk fenomena tersebut, membutuhkan waktu 24 jam atau lebih untuk tiba di Bumi. Efeknya, radiasi itu memicu munculnya aurora borealis, atau Cahaya Utara di garis lintang atas dan kadang muncul hingga di kawasan utara Amerika Serikat.

Dari pengamatan, letusan dahsyat tersebut tercatat mencapai Class X2.2 dalam skala lidah api Matahari. Ia merupakan lidah api kelas X pertama yang hadir di aktivitas siklus Matahari yang dimulai pada tahun lalu.


Sebagai informasi, kini Matahari sedang menuju ke solar maximum atau titik di mana aktivitas di permukaan matahari sedang mencapai puncaknya, yang diperkirakan akan terjadi pada 2013 mendatang.


“Lidah api itu merupakan yang terbesar sejak 6 Desember 2006,” kata Phil Chamberlin, Deputy Project Scientist, Solar Dynamics Observatory NASA, seperti dikutip dari Space, 16 Februari 2011. “Sebelumnya muncul petunjuk bahwa akan ada peluang munculnya lidah api yang sedang sampai besar (kelas M atau lebih), namun kami terkejut saat mengetahui bahwa lidah api yang dilontarkan merupakan kelas X yang lebih besar,” ucapnya.


Lidah api kelas X merupakan tipe lidah api yang paling kuat yang bisa dilontarkan Matahari. Ada dua kategori lain di bawahnya yakni kelas M yang memiliki kekuatan medium namun cukup bertenaga, dan kelas C yang merupakan lontaran radiasi yang paling lemah.


Lontaran lidah api sebesar itu akan memancarkan sinar X, radiasi ultraviolet dosis tinggi serta menghembuskan angin Matahari ke arah Bumi.


Setibanya di Bumi, elektron dan proton dari angin Matahari akan bersinggungan dengan medan magnet dan mengarahkannya ke kutub magnetik planet ini. Gangguan tersebut dapat menghadirkan badai geomagnetik di medan magnet planet Bumi.


“Badai geomagnetik berpotensi terjadi setelah 36 hingga 48 jam setelah CME tiba di Bumi,” ucap Chamberlin
Wuih, Gaji Presiden, Menteri dan Pejabat Lain Bakal Naik Tahun ini

Wuih, Gaji Presiden, Menteri dan Pejabat Lain Bakal Naik Tahun ini


Wuih, Gaji Presiden, Menteri dan Pejabat Lain Bakal Naik Tahun ini
Aoret13.blogspot.com - Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) berharap gaji pejabat naik pada tahun ini. Mulai dari presiden, wakil presiden, menteri, anggota MPR-DPR, gubernur serta bupati-walikota.
"Harapannya di atas gaji Sekda (Sekretaris Daerah -red)," kata Menpan dan RB Azwar Abubakar di Jakarta, Rabu (30/1/2013).
Azwar menyebutkan gaji pokok menteri saat ini senilai Rp 6 juta. Jika digabung dengan tunjangan menjadi Rp 19,6 juta.
Padahal, UU Nomor 43/1999 pasal 76 ayat (2) menyebutkan tunjangan tidak boleh melebihi gaji pokok.
"Jika gaji pokok Rp 4 juta, sementara tunjangan Rp 40 juta, kenaikan gaji pokok bisa Rp 50 juta, negara bisa teriak," katanya.
Menurut dia, kenaikan gaji tersebut juga sesuai dengan kinerja pejabat negara.
"Tugas kami kan dinamis harus bergerak ke sana kemari, ke daerah satu dan yang lain. Jadi gaji dan tunjangan yang hanya sejumlah tersebut, ya sulit. Ini dilematis karena masyarakat takut beranggapan lain," katanya.
Menurut dia, jika gaji pokok tidak boleh melebihi tunjangan akan menyulitkan pembayaran dana pensiun. Namun, dia mengaku akan memproses kenaikan gaji tersebut agar sesuai dengan kinerja pejabat.
"Kenaikan tunjangan ini signifikan. Perlu dipikirkan dan disesuaikan dengan bobot dan tolok ukur kerja. Kenaikan gaji menteri menjadi Rp 20-25 juta rupiah," cetusnya.
Ia mengaku sudah melakukan penghitungan. Namun, belum bisa menyampaikan perhitungan tersebut karena harus dibicarakan lebih lanjut.
"Kenaikan ini juga bertujuan agar pejabat tidak korupsi dengan menerima tunjangan yang layak," katanya.

Tantangan Berat Ungu Dalam Menggarap Soundtrack 'SANG KYAI'

Tantangan Berat Ungu Dalam Menggarap Soundtrack 'SANG KYAI'



Kapanlagi.com - Ungu menemui kesulitan saat diminta membuat soundtrack film religi SANG KYAI garapan Rako Prijanto. Sang vokalis, Pasha,khawatir jika nanti lagu yang dibuat tidak menggambarkan tema filmnya."Saya pribadi ada ketakutan-ketakutan untuk menciptakan soundtrack ini. Makannya sampai sekarang saya masih terus bertanya kepada om Rako. Lagunya nanti sih cuma 3-4 menit, tapi yang jadi masalah gimana menjabarkan lagu itu. Sulit itu pasti, beban mungkin, tapi jalanin aja," ujar Pasha saat ditemui di kawasan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (15/1).
Sementara itu, Makki merasa dirinya dan teman-temannya harus hati-hati dalam menciptakan lagu soundtrack SANG KYAI. Menurutnya, film ini punya banyak unsur penting dalam sejarah Indonesia. "Buat lagu untuk SANG KYAI kami harus hati-hati. Film ini nuansanya banyak banget, ada religi dan kisah sejarahnya juga. Kami harus sesuaiin keadaan zaman itu dangan lagu," jelas Makki.
Agar tidak mengecewakan sang sutradara, Pasha mengaku nantinya akan membuat lebih dari satu lagu dan diserahkan pada Rako yang kemudian akan dipilih satu lagu. "Kami akan buat 3-4 lagu nantinya. Trus, lagu-lagu itu kami serahkan ke Rako biar dia milih mana yang terbaik. Itu saya rada fair," pungkas Pasha.
Batavia Terancam Bangkrut

Batavia Terancam Bangkrut

Jakarta, utusanriau.com - Maskapai penerbangan PT Metro Batavia (Batavia Air) harap-harap cemas menunggu putusan permohonan pailit yang diajukan oleh perusahaan penyewa pesawat alias lessor, International Lease Finance Corporation (IFLC). Apakah nasibnya akan berakhir tragis atau mampu bangkit seperti Mandala Airlines?

Dilansir detikFinance dari situs resmi Batavia Air dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Rabu (30/1/2013), Batavia memulai bisnis di Indonesia lebih dari sepuluh tahun.

Dimulai dari usaha agen travel dan tumbuh menjadi usaha charter angkutan udara. Batavia Air berdiri di 2001. Kemudian di 2002, Batavia Air memperoleh Sertifikasi sebagai Operator Penerbangan.

Prestasi Batavia Air bisa dibilang gemilang. Batavia Air masuk ke dalam kategori I (satu) aspek keselamatan penerbangan. Kategori tersebut merupakan peringkat tertinggi yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan RI untuk menilai tingkat keselamatan penerbangan suatu maskapai. Batavia Air juga memiliki Aero Flyer Institute (AFI), sebuah sekolah pelatihan penerbangan.

Batavia Air yang dimiliki oleh keluarga Yudiawan Tansari, pengusaha asal Pontianak, Kalimantan Barat ini mengoperasikan lebih dari 170 penerbangan setiap harinya dan melayani 42 kota tujuan di seluruh Indonesia.

Direktur Komersial Batavia Air Sukirno Sukarna mengungkapkan, Batavia Air memiliki misi khusus untuk memberikan pelayanan terbaik untuk dunia penerbangan di Indonesia maupun luar negeri.

"Visi kita menjadi sebuah perusahaan penerbangan nasional yang berorientasi kepada aspek ekonomis, kenyamanan, keselamatan penerbangan dan selalu berusaha melaksanakan komitmen terhadap kepuasan pelanggan," kata Sukirno.

Batavia Air juga telah menempuh rute penerbangan international. Antara lain Guangzhou (Cina), Kuching (Malaysia), Singapore, Dili (Timor Leste), Riyadh dan Jeddah (Saudi Arabia).

Batavia Air memiliki 36 armada pesawat yang terdiri dari Boeing 737-300, Boeing 737-400, Airbus A-319, Airbus A-320, dan Airbus A330.

Tumbuh positifnya Batavia Air dilirik maskapai asal Malaysia AirAsia. Pada September 2012, AirAsia Berhard bersama anak usahanya PT Fersindo Nusaperkasa (pemegang saham Indonesia AirAsia) berencana mengambil alih 76,95% saham maskapai penerbangan lokal Batavia Air. Fersindo dapat 51% dari total saham PT Metro Batavia (Batavia Air) yang diambil dan sisanya menjadi hak AirAsia Berhard (Malaysia).

Presiden Direktur Indonesia AirAsia Darmadi mengatakan, nilai pembelian 76,95% tersebut adalah US$ 80 juta atau sekitar Rp 720 miliar. Uang tersebut didapat dari kas langsung AirAsia, dan tidak ada yang berasal dari utang. Langkah ini merupakan kejutan di dunia kedirgantaraan Indonesia.

Dengan ekspansinya yang besar-besaran, AirAsia tak mau repot dengan menambah armada pesawat sesuai ketentuan Kemenhub. Dengan akuisisi, semua menjadi lebih mudah.

Namun tiba-tiba, CEO AirAsia Tony Fernandes menyatakan batal membeli saham Batavia Air. Ia mengatakan terdapat banyak risiko dalam akuisisi tersebut jika tetap dilangsungkan.

Dalam siaran persnya, 15 Oktober 2012, AirAsia mengumumkan perubahan strategi pada Conditional Share Sale Agreement (CSSA), yang telah disepakati pada tanggal 26 Juli 2012 bersama rekan usahanya PT. Fersindo Nusaperkasa (Fersindo) untuk membeli PT. Metro Batavia (Batavia Air) dan Aero Flyer Institute (AFI), sebuah sekolah pelatihan penerbangan.

Setelah melakukan studi dan proses diskusi yang panjang, AirAsia mengaku berbagai perbedaan budaya dari kedua perusahaan telah menimbulkan perubahan pada persetujuan awal. Kabar beredar, ternyata nilai yang ditaksir AirAsia untuk Batavia Air terlalu mahal setelah di-audit internal oleh AirAsia.

Batalnya akuisisi tak membuat Batavia Air terus berdiam diri. Perusahaan kembali menawarkan 'penjualan' ke perusahaan lain.

"Sudah ada yang melalukan pendekatan namun belum bisa di-disclose," ungkap Sukirno dalam sambungan teleponnya.

Batavia Air belakangan terus 'berdarah' akibat persaingan hebat di Indonesia. Tak mampu ekspansi akhirnya Batavia Air menutup beberapa rute penerbangan ke luar negeri seperti China kemarin, Selasa (30/1/2013).

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan mengatakan penutupan rute penerbangan murni dari internal perusahaan.

"Bukan dari Kemenhub. Itu internal mereka," jelasnya.

Hal ini lantas menimbulkan beberapa isu. Batavia Air di-isukan telah berhenti beroperasi. Batavia Air sebelumnya juga dirundung masalah oleh salah satu lessornya.

Batavia Air mendapat 'hadiah' gugatan permohonan pailit dari lessornya, International Lease Finance Corporation (ILFC) yang diajukan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Batavia Air mengakui hal tersebut namun membantah telah berhenti beroperasi.

Manager Humas Batavia Air, Elly Simanjuntak dalam sambungan teleponnya, Selasa (29/1/2013) mengungkapkan Batavia Air masih beroperasi normal dan tak benar jika telah berhenti beroperasi.

"Itu hanya isu. Tidak benar. Batavia air masih beroperasi dan berupaya dan menyelesaikan sidang dengan lessor," ungkap Elly.

Dia mengakui, saat ini Batavia Air memang tengah menghadapi gugatan permohonan pailit dari ILFC. Namun, proses masih berjalan dan belum ada keputusan pailit.

"Persidangan masih dalam proses sidang dengan ILFC sendiri. Kita pastikan semua masih berjalan normal," tutur Elly.

Sebelumnya, terdengar kabar jika Batavia Air telah berhenti beroperasi. Melalui pesan berantai BlackBerry Messenger (BBM), disebutkan penjualan tiket Batavia Air telah distop dan perusahaan tersebut sudah berhenti beroperasi mulai hari ini.

Hal tersebut juga dibantah oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Herry Bhakti. Melalui sambungan teleponnya, Herry mengatakan Batavia Air masih beroperasi.

"Belum (tutup dan berhenti beroperasi)," jelas Herry singkat.

ILFC mengajukan permohonan pailit kepada PT Metro Batavia. Persidangan permohonan pailit No.77/Pailit/2012/PN.Niaga.Jkt.Pst yang diajukan IFLC pada 22 Desember ini telah disidangkan dan dalam tahapan pembuktian.

Gugatan pailit tersebut terkait dengan pesawat Airbus A330 yang dioperasikan maskapai swasta nasional tersebut untuk angkutan haji yang disiapkannya. Namun, Batavia tidak mendapatkan tender pengangkutan haji sehingga pesawat tidak maksimal dioperasikan. Batavia Air tidak mampu membayar utang jatuh tempo hingga 13 Desember 2012 yang jumlahnya mencapai US$ 4,68 juta.

Hari ini, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menggelar sidang lanjutan gugatan pailit Batavia Air. Memiliki agenda pembacaan kesimpulan, Batavia Air bisa saja diputuskan pailit atau tidak di hari ini.

Berita Terbaru: Dibalik Kasus Narkoba Rafi Ahmad

Sumirat Dwiyanto

Berita Terbaru: Ada Bandar Besar di Balik Kasus Narkoba Raffi?

 


Tidak ada nama Raffi Ahmad di antara 5 orang yang urinenya terbukti positif mengonsumsi narkoba. Padahal salah satu barang bukti berupa 2 linting ganja ditemukan di kamar sahabat Olga Syahputra ini.

Kepala Bagian Humas BNN Sumirat Dwiyanto menduga ada bandar besar di balik penggeledahan rumah Raffi Ahmad. "Semua kemungkinan akan dikembangkan. Siapa tahu ada bandar besar di belakang ini," katanya, di Gedung BNN, Jakarta, Minggu (27/1/2013).

Meski lolos pemeriksaan urine, Badan Narkotika Nasional (BNN) masih belum mengizinkan 12 orang lain, termasuk Raffi, untuk pulang ke rumahnya. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan guna membuktikan bahwa 12 orang ini benar-benar bersih dari narkoba.

"Akan diperiksa menggunakan spesimen lain seperti darah dan rambut," tutur Sumirat.

Hingga saat ini, tambah Sumirat, belum ada pihak yang dinyatakan sebagai tersangka. Pemeriksaan ketujuh belas orang yang diamankan dari kediaman Raffi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan ini masih akan dilakukan hingga 3x24 jam.

"Jika diperlukan akan ditambah 3x24 jam lagi," ujar dia.

MA Persilakan Aceng Fikri Gugat Pemakzulannya

MA Persilakan Aceng Fikri Gugat Pemakzulannya

http://statik.tempo.co/data/2013/01/23/id_163494/163494_475.jpgaoret13.blogspot.com - Hakim Agung Supandi mempersilakan Bupati Garut Aceng Fikri menggugat Mahkama Agung sebesar Rp 5 triliun terkait dengan putusan MA merestui pemakzulan dirinya "Ya itu silakan saja," kata dia usai acara lokakarya "Mendorong Keterbukaan Pengambilan Putusan" di Mahkamah Agung, di Hotel Aston Baturaden, Rabu, 23 Januari 2013.

Sebelumnya, Aceng Fikri menyatakan akan menggugat MA dan Kementerian Dalam Negeri karena tak terima dimakzulkan. Aceng dimakzulkan karena menikahi perempuan dibawah umur secara siri dan menceraikannya tiga hari kemudian karena tidak perawan.

Supandi, yang bersama Yulius jadi anggota majelis pimpinan Paulus Effendi Lotulung, mengatakan putusan MA sudah final. "Dalam hukum tata negara, semua pejabat publik harus taat kepada aturan hukum. Pengajuan upaya hukum lain itu terserah, tapi hukum acaranya berdasarkan mana?" ujar dia
Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Statistic

Translate